Jumat, 18 September 2015

Lihatlah ke langit~

Lihatlah ke langit bulan yang indah itupun muncul lagi...
Menyebarkan kebahagiaan diseluruh dunia...
Sedangkan diriku, tak berguna dan tak memiliki harapan...
Bermimpi di kesunyian yang terjadi berulang-ulang...

Dalam kesunyian ini aku ingin ditemukan seseorang...
Melihat ke langit kemudian berteriak...
Ingin kabur tapi tak bisa...
Tak bisa bayangkan masa depan yang cerah...

Hey, dalam kesunyian ini aku ingin ditemukan seseorang...
Terbang tinggi di angkasa seperti kupu-kupu...
Dengan sepasang sayap rapuhnya...
Memandangi bintang di langit malam...

Beritahukan padaku kalau sekarang giliranku...

Minggu, 26 Juli 2015

Hei~

Hei, siapa yang sedang kau pikirkan sekarang?
Aku sedang memikirkanmu

Ketika aku membuka jendela
Ah, aku bisa merasakan bau malam,
Sekarang wajah siapa yang melayang dalam pikiranku?

Ketika aku basah kuyup dalam hujan yang dingin,
Hanya kaulah yang mengulurkan tangan padaku

Aku ingin tahu, mengapa kau selalu
menjadi orang yang mendukungku?
Setiap kali itu kau lakukan,
Membuatku semakin jatuh cinta

Hei, apa yang kau lakukan, aku juga ingin bertemu denganmu.
Jatuh cinta itu sangat menyakitkan.
Kau selalu menjadi alasan dibalik
Kebahagiaan dan kesakitanku

Aku berpura-pura tak peduli padamu
Dan hari ini lagi-lagi berlalu begitu saja
Meskipun nyatanya kau berada di pikiranku
Membuatku muak dengan perasaanku sendiri

Mengapa pada orang yang kucintai
aku tak bisa jujur?
Padahal aku selalu
merasa kesepian dan sedih

Hei, aku berharap kau menyadari
Ketika aku bilang aku baik-baik saja
sebenarnya aku menangis
Sambil menatap langit malam
dan melihat indahnya bintang-bintang
Aku berharap kau berada di sini bersamaku

Andai aku bisa berada di sisimu…

Hei, siapa yang sedang kau pikirkan sekarang?
Mengapa aku tak bisa menahan perasaanku?

Hei, aku sungguh ingin bertemu denganmu.
Jatuh cinta sangat menyakitkan, kan?
Kau selalu menjadi alasan di balik
Kebahagiaan dan kesakitanku

Aku sedang memikirkanmu sekarang.

Hei, aku sungguh ingin bertemu denganmu.

Senin, 08 Juni 2015

Cerita Ku~

Pada suatu Hari... Turunlah seorang bidadari...
Mungkin awalanya tak menarik hati...
Entah kenapa aku lebih tertarik pada orang lain...
Namun tanpa sadar lebih membicarakan bidadari itu...
Saat itu aku terluka karna orang yang menarik ku...
Disitulah aku mulai berbicara dengan sang bidadari...
Awalnya biasa saja, seketika sering berbicara bersamanya...
Bercanda gurau dengannya... Dan mulai tertarik dengannya...
Sampai tak ingin melepasnya...
Rasa ragu itupun muncul seketika didalam hatiku ini...
Apakah ini arti dari semua itu?
Tuhan tahu mana yang terbaik...
Disaat itulah ku mulai berjuang mendapatkan bidadari itu...
Banyak sekali cobaan untuk mendapatkannya...
Sampai pada akhirnya putus asa...
Tapi Tuhan tak pernah berhenti memberiku petunjuk...
Mungkin tanpa sadar ku mengajaknya untuk bertemu...
Tiba hari itu bertemu dengannya...
Ku pun merasa gugup untuk mengungkapkan suatu perasaan yang terpendam waktu itu...
Tetap tekadku untuk memberanikan diri berbicara langsung padanya tentang perasaan tulus kepadanya...
Sejenak setelah ku mengungkapkannya... Rasa jantung berdetak lebih kencang dari sebelumnya...
Sambil menunggu jawaban darinya... Beberapa menit kemudian dia berbicara, memberikan jawaban itu...
Yang telah lama inginku dengar darinya langsung...
Dan ia berkata "Iya." dan beberapa kata untuk meyakinkan diri...
Saya hanya bisa meyakinkannya untuk membuatnya percaya hingga kini...
Dia telah menjawab semuanya... Apakah ini jalan yang benar?
Yakinlah pada suatu hal...
Semua pasti ada hikmahnya... Maka jalanin saja terlebih dahulu...
Kedepannya biar Tuhan yang menentukan itu semua...
Dan sampai saat ini ku masih bersamanya...

Rasa Cinta Tulus ini takkan Rapuh...
Bosan pasti ada... Disaat itulah kita harus mempertahankannya...
Dan mengingat akan hal usaha kita, kenangan bersamanya...

Hanya ini yang bisa ku ceritakan...
Buatmu bidadariku... I LOVE YOU~
ASM~ @sekarz

Minggu, 10 Mei 2015

Masa Depan~

Tak apa-apa bagiku
Menanggung semua keburukanmu
Akankah kau tak bisa sembuh sampai kapanpun
Hari ini pun aku dengan tenang meggenggam tanganmu lagi

Walaupun dunia mengusirmu
Karena aku kan berada di sampingmu
Tak apa janganlah kau takut, bukalah pintu

Masa depanmu adalah masa depanku
Jika kau ada, aku takkan takut pada apapun
Ikatan tangan ke tangan yang menyambungkan kita
Mari menggengam erat seolah takkan terpisah

Harapan~

Di sini, sekarang aku akan terlahir kembali
melampaui langit yang kupandangi ini
Karena dalam telapak tangan
yang kukepalkan erat ini
tersembunyi secercah harapan terpendam

Aku menyadari,
bahwa pemandangan yang terbentang luas
di depan mataku ini sebenarnya amatlah kecil
Seandainya aku bertemu lagi denganmu,
Dunia ini bisa aku putar dengan mudah

Begitu banyak hal yang tak kupahami,
Ingin tertawa saja rasanya
Tapi semua itu adalah bukti
Bahwa aku masih bisa maju lebih jauh lagi

Sambil membawa serta
Hasrat yang tak bisa kuabaikan
Aku terus mengejarnya, nun jauh di sana
Kupertaruhkan segala yang kumiliki demi mencapai
Puncak yang tak diketahui siapapun

Kau bersembunyi di balik hal-hal sederhana
agar kau tak kehilangan segala yang luar biasa
Seandainya saja,
kau mencoba merubah sudut pandangmu
Segala makhluk hidup
akan terlihat berbeda dari biasanya

Tak perlu menjadi sama dengan yang lain
Janganlah hanya berdiri dan terdiam saja
Tunjukkanlah, hari itu, di tempat itu juga
Betapa luar biasanya dirimu

Janganlah takut, tebas dan bukalah jalanmu
Angankanlah pemandangan yang baru
Teori dan makna tak kau perlu,
Puaskan saja hasrat hatimu

Ah
Bermandikan hari-hari yang manis dan pahit
Kita menyadari, kita belajar, bahwa ada hal
yang hanya kitalah yang bisa melakukannya

Sambil membawa serta
Hasrat yang tak bisa kuabaikan
Aku terus mengejarnya, nun jauh di sana
Meski aku terjatuh di puncak
yang tak diketahui siapapun, sekarang juga

Aku akan terlahir kembali, ribuan kali
melampaui langit yang kupandangi ini
Karena dalam telapak tangan
yang kukepalkan erat ini
tersembunyi secercah harapan terpendam

Minggu, 03 Mei 2015

Kasus Investasi Bodong, Meledak Jelang Lebaran

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat mewaspadai pihak yang menawarkan investasi dengan tingkat pengembalian tinggi. Direktur Komunikasi dan Hubungan Internasional OJK, Gontor Riantori, Jumat (17/5), mengatakan, investasi semacam itu wajib dipertanyakan serta diwaspadai.

Menurut dia, cara paling mudah mendeteksi apakah investasi aman adalah membandingkannya dengan tingkat pengembalian keuntungan di lembaga-lembaga keuangan yang ada, serta dengan melihat suku bunga perbankan. Ia memberikan contoh, pada tahun lalu patokan nilai investasi tertinggi di Indonesia 10 persen. Kemudian, bila ada pihak yang menawarkan diatas 10 persen, bahkan 10 persen per bulan atau 120 persen per tahun, langsung harus diwaspadai.
Selain itu, pastikan lembaga yang menawarkan investasi memiliki izin dari otoritas berwenang, serta mencari tahu siapa pihak yang ada di balik investasi itu. Jika mereka mengatakan telah memiliki izin dengan menunjukan nomor izin, jangan langsung percaya. Masyarakat harus mencatat nomor izin dan mengecek validitasnya dengan menghubungi layanan pengaduan OJK di nomor 021 500 655. Bila masyarakat mengalami penipuan berkedok investasi, segera laporkan ke kepolisian dan OJK.

Imbauan itu tak lepas dari maraknya praktik investasi “bodong” di mana pelaku kerap mengiming-imingi untung besar kepada nasabah. Akan tetapi saat jatuh tempo pengembalian keuntungan, nasabah sering mendapat janji palsu karena perusahaan investasi ternyata tak memiliki dana untuk dibayarkan (http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/bisnis/13/05/17/mmy7b5-ojk-waspadai-investasi-dengan-pengembalian-tinggi).

Pihak kepolisian menyatakan, kasus investasi yang gagal bayar seperti ini biasanya akan meningkat menjelang Lebaran. "Kami khawatirkan banyak praktik koperasi berujung penipuan. Tinggal menunggu waktu saja, macetnya (gagal bayarnya) kapan. Terlebih menjelang lebaran, karena memang paket koperasi mereka merupakan tabungan untuk hari raya dan parcel lebaran," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, menjelang Idul Fitri Agustus 2012 lalu.

Kata dia, selama setahun terakhir saja sudah ada lima kasus investasi atau koperasi berujung pada penipuan uang nasabah dan investor di antaranya Koperasi Langit Biru (KLB), Gradasi Anak Negeri, Koperasi Putera Pandawa, dan Koperasi Al-Amanah. Rikwanto juga berharap kepada pihak berwenang yang terkait, Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam), agar ikut memantau izin operasional lembaga-lembaga investasi. Pasalnya, banyak ditemukan koperasi yang berdiri namun menyalahi izin. "Izinnya untuk A tapi pada praktiknya untuk B atau C," ujarnya mencontohkan.

Dia mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur bunga atau bonus yang ditawarkan dengan angka tidak wajar. "Kadang koperasi menjanjikan keuntungan, dan ada beberapa (nasabah) yang mulai mendapat bonus. Lalu (si nasabah) promosi dari mulut ke mulut. Ketika nasabah makin banyak, pengurusnya lari," ujarnya (http://surabaya.okezone.com/read/2012/08/13/500/676971/hati-hati-penipuan-modus-investasi-jelang-lebaran).

OJK mencatat ada 29 perusahaan yang dilaporkan kepada lembaga itu dengan tuduhan menawarkan investasi liar atau bodong. Dan pada triwulan pertama 2013, sejak layanan informasi dan pengaduan masyarakat dibuka 21 Januari 2013, layanan konsumen keuangan terintegrasi (FCC) OJK telah menerima 124 pengaduan. Pengaduan perihal industri keuangan nonbank mendominasi dengan 88 pengaduan. Sebagian besar modusnya adalah berkedok investasi emas, serta modus perdagangan berjangka (forex trading). Laporan itu tengah ditindaklanjuti (http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/05/16/09171397/Investasi.Bodong).

Jika dirinci, investasi bodong menurut OJK, memiliki ciri-ciri spesifik sebagai berikut:
1. Memberikan iming-iming tingkat imbal hasil yang sangat tinggi (high rate of return).
2. Jaminan bahwa investasi tidak memiliki risiko investasi (free risk).
3. Pemberian bonus dan cashback yang sangat besar bagi konsumen yang bisa merekrut konsumen baru.
4. Penyalahgunaan pemanfaatan testimoni dari para pemuka masyarakat/agama atau pejabat publik untuk memberi efek penguatan (endorsement) dan kepercayaan.
5. Janji kemudahan untuk menarik kembali aset yang diinvestasikan dan jaminan keamanan aset yang diinvestasikan (easy, flexible, and safe).
6. Jaminan pembelian kembali tanpa pengurangan nilai (buy back guarantee).
(http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/13/02/06/mhspkn-waspadalah-ini-6-ciri-investasi-bodong).

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Nursya'bani Purnama mengatakan, istilah “investasi bodong” digunakan orang untuk menggambarkan investasi yang tidak jelas kepemilikannya. Maraknya kasus penipuan investasi ini kata dia, karena dipicu perilaku masyarakat sendiri yang lebih mengedepankan pertimbangan emosi ketika menerima penawaran investasi.
Program investasi bodong ini kata Nursya’bani, memiliki ciri-ciri antara lain: perusahaannya tidak jelas dan tidak memiliki kantor, tidak punya legalitas, tidak terdaftar di badan apapun yang mengawasi investasi, menjanjikan keuntungan yang pasti dengan waktu yang pasti (ditentukan sejak awal), menjanjikan keuntungan melebihi ketentuan yang dikeluarkan Bank Indonesia. “Perusahaan yang menawarkan investasi legal dipastikan akan menyodorkan nota kerjasama yang memiliki kekuatan hukum untuk mengikat kedua belah pihak,” ujar Nursya’bani mengingatkan (http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/06/14/m5lksr-ini-tiga-jurus-jitu-hindari-investasi-bodong).

Prita Hapsari Ghozie, CEO dan chief financial planner ZAP Finance, mengatakan, masyarakat harus mencurigai hal-hal berikut ini: biasanya skema investasi yang berujung penipuan akan lancar dalam 1-2 tahun pertama. Kemacetan biasanya mulai terasa di atas tahun ketiga. “Kalau pembayaran bagi hasil mulai seret, waspada dan cepat tarik dana Anda,” tegasnya.

Prita juga mengingatkan, kasus penyelewengan dana nasabah juga terbukti terjadi pada lembaga yang lebih bonafid. Misalnya kasus investasi reksadana “bodong” PT Antaboga Delta Sekuritas yang dibeli melalui Bank Century. Atau pelarian dana nasabah Rp 245 miliar oleh Komisaris Utama PT Sarijaya Permana Sekuritas. Kasus ini baru terungkap ketika Bapepam-LK menemukan indikasi penyalahgunaan rekening efek (saham) nasabah oleh sang komisaris.

Memilih Manajer Investasi
Karena itu, memilih manajer investasi dalam perusahaan penerbit produk investasi pun menjadi penting. Jangan lupa, kata Prita, hingga kini nasabah yang uangnya dulu diinvestasikan dalam produk reksadana Antaboga, belum mendapat pengembaliannya. Hario Soeprobo, President Director First State Investment Indonesia, membagi tips memilih manajer investasi: cari yang memiliki reputasi internasional dengan asumasi si manajer memiliki pengalaman matang mengelola dana investasi. Carilah manajer investasi dengan pengalaman bertahun-tahun sebab produk pasar modal sudah berumur ratusan tahun pula.

Lalu, cari tahu siapa pengelola jasa manajemen investasi itu. “Lihat turn over orangnya,” kata Hario. Ibarat restoran, kokinya harus diketahui siapa dan sebaiknya koki itu tidak berganti-ganti. Selanjutnya, perhatikan pertumbuhan setiap produk yang dimiliki manajer investasi. Yang dicari adalah pertumbuhan yang stabil dalam kurun waktu beberapa tahun. “Lihat yang naik turunnya tidak terlalu tajam,” sambungnya. Pastikan mencari yang bisa memberi pertumbuhan secara rutin (http://www.republika.co.id/berita/humaira/sana-sini/13/02/26/mit8n6-ogah-kena-tipuan-investasi-bodong-ini-triknya).**

Data Inflasi - Bank Sentral Republik Indonesia

3 Tahun Terakhir dan Hubungannya Dengan Saham Salah
Satu Bank Pengertian Inflasi Kenaikan harga barang
dapat bersifat sementara atau berlangsung terus-menerus. Ketika kenaikan
tersebut berlangsung dalam waktu yang lama dan terjadi hampir pada seluru...



Bulan TahunTingkat Inflasi
Maret 20156.38 %
Februari 20156.29 %
Januari 20156.96 %
Desember 20148.36 %
Nopember 20146.23 %
Oktober 20144.83 %
September 20144.53 %
Agustus 20143.99 %
Juli 20144.53 %
Juni 20146.70 %
Mei 20147.32 %
April 20147.25 %
Maret 20147.32 %
Februari 20147.75 %
Januari 20148.22 %
Desember 20138.38 %
Nopember 20138.37 %
Oktober 20138.32 %
September 20138.40 %
Agustus 20138.79 %

Terserah Kita~

Cahaya langit malam
Ingin kuhapuskan
Agar dunia
Dipenuhi warna-warni

Masa depan kita...
Ada dalam genggaman kita...
Saat ini juga

Wahai kau yang mengintip diriku dari balik sebuah cermin
Adalah kepingan diriku
Yang belum kukenal

Aku sempat berpikir
Hanya ingin menyerah saja
Namun sesaat -Ku
Menolak untuk menyerah

Aku tidak ingin lagi merasakannya
Penyesalan dulu yang kurasakan
Saat itu juga aku -kan
Melangkah maju kedepan

Terbang keluar
Tanpa mencari alasan
Jika kau mencoba
Mencari-cari alasannya
Maka aku -kan menarikmu dan menahanmu

Masa depan kita
Hari esok kita
Tujuan hidup kita
Akan bagaimana - Itu terserah kita

Minggu, 29 Maret 2015

Hari yang baru~

Halo hari yang baru
Selamat datang hari yang berat
Angin yang lembut berhembus dibahuku yang lelah
Aku berjalan menuju mimpiku

Aku seperti orang asing yang menghadapi tantangan
Sementara tidur dengan foto ini
Kupikir lebih baik tegakkan kaki kita di tanah ini

Ku disini pagi ini
Jika kau percaya mimpi itu 'kan jadi nyata
Inilah yang ingin kupercayai
Tapi apakah kau percaya?
Jadi kubuka pintu

Halo hari yang baru
Selamat datang hari yang berat
Gemerisik pohon-pohon membuat telingaku sakit
Itulah awal dari mimpiku

Melangkah ke dunia yang baru
Rintangan dalam hatiku
Kan kulalui satu per satu
Saat ku berlari menuju impianku

Mimpi yang telah kubuat~

Mimpi yang telah kubuat
Dan tempat ku berada
Jika kau menyandingkan keduanya itu
Maka ia akan perlahan berubah
Dan kusadari ternyata disana
Tak ada yang mengenalnya lebih dariku

Aku melihat musim semi yang menghilang
Dan tak terasa musim panas pun tiba
Aku mulai mengerti mereka sedikit demi sedikit
Musim semi dan musim dingin entah menghilang
Dan setumpuk sampah ini
Bertemu dengan mimpiku seperti dulu

Kudengarkan benda ini
Kudengarkan hati ini
Sampai tetes air mata terakhir
Kucoba mencari jawaban yang hilang

Air mataku tak mau berhenti
Kita akan berjuang, terkadang kita kalah
Tapi aku akan berusaha dengan diriku yang sekarang
Mencapai semuanya dengan tangan ini

Jumat, 27 Maret 2015

Katakan padaku~

Katakan padaku, oh katakan padaku, bagaimana itu bisa terjadi
Siapakah yang ada di dalam diriku?
Rusak, telah rusak dunia ini...

Kau pun tertawa tanpa melihat sesuatu...
Aku benar-benar merasa sakit, dan menahan nafasku
Bahkan kebenaran, bahkan kebenaran pun
Tak bisa diungkapkan...

Membeku...
Dihancurkan, tak bisa dihancurkan, digoyahkan, tak tergoyahkan...
Saat aku menemukanmu, itu mengejutkanku...

Di dunia rumit ini, berangsur-angsur mulai tak terlihat dan lalu menghilang...
Jangan memandang padaku...
Jangan memandangiku...

Aku berharap tak menyakitimu di sebuah dunia
Yang dibayangkan oleh seseorang...
Mengingat siapa diriku...
Ingatlah sejelas mungkin...

Terjerat dalam kesendirian yang mengitariku,
Ingatan akan tawa polosku melintas dalam pikiranku...
Aku tak bisa bergerak, tak bisa bergerak, tak bisa bergerak, tak bisa bergerak...

Tak bisak bergerak, tak bisa bergerak!
Dunia yang tak terungkap...
Aku benar-benar berubah, aku tak bisa kembali lagi...
Sama seperti dua jalinan yang akan binasa bersamaan

Dihancurkan, tak bisa dihancurkan, digoyahkan, tak tergoyahkan...
Aku tak akan membuatmu ternoda
Di dunia rumit ini, aku berangsur-angsur mulai tak terlihat dan lalu menghilang...
Jangan memandang padaku...

Jangan memandangiku...
Sebelum perangkap kesendirian dibuat,
Sebelum masa depan tak terungkapkan...
Mengingat siapa diriku...

Ingatlah sejelas mungkin...
Jangan melupakanku, jangan melupakanku, jangan melupakanku, jangan melupakanku...
Perubahan dalam diriku telah melumpuhkanku...
Di dalam surga tak ada yang bisa diperbaiki lagi
Mengingat siapa diriku...

Katakan padaku, katakan padaku....
Apakah ada seseorang di dalam diriku?

Kamis, 19 Februari 2015

Mencari~

Mencari cinta, mencari mimpi, mencari semua kebenaran...
Karena hanya impian yang tersembunyi di matamu...
Tidak mungkin bisa dijauhkan dari siapa pun...
Tunjukkan sekarang, Peluklah kebenaran!

Kehangatan yang menyentuh pundak, Air matamu yang mengalir...
Akan kembali sebelum fajar, menjadi suatu kekuatan...
Walaupun jika kita terpisah...
Kita bisa menghentikan waktu dan saling memanggil, jika ada cinta...

Mencari cinta, mencari mimpi, mencari semua kebenaran...
Semangatku tak bisa terkendali...
Menatap masa depan itulah tujuanku...
Karena di sana ada jawaban untuk dirimu sendiri...

Senin, 16 Februari 2015

Terimalah perasaanku~

Kini kututup mataku, dan berdoa, dari lubuk hatiku yang terdalam...
Hatiku terus bergejolak, saat menunggu waktu segalanya akan dimulai...

Kini angin mulai berhembus menuju langit di ujung sana...
Untuk mengantarkan perasaan mendalam yang ada di dalam hatiku ini...

Peluklah diriku, terimalah perasaanku...
Agar nantinya kesedihan serta air mata yang terus mengalir ini...
Sepenuhnya terhenti, suatu saat nanti...

Bila selalu kuingat, senyuman ini...
Senyuman yang dipenuhi dengan perasaan yang ingin kusampaikan padamu...

Maka bagian dari dunia yang baru pun pasti akan terbuka...
Kini lagu permulaan pun mulai terdengar di telingaku...

GOOD-BYE~

GOOD-BYE
Wahai dunia yang kita tinggali ini...
Ucapkanlah selamat tinggal pada kesedihan yang telah kau alami...

Bila kita ingin mengumpulkan kembali impian yang telah berserakan...
Maka carilahh sebuah menara jam pencakar langit...

Kini kita saling berdampingan bagai bintang yang bertaburan...
Untuk mengharapkan dunia yang tak memiliki cela...

Sesungguhnya, semua orang pasti ingin bisa terus tersenyum...
Sambil terus menggenggam kehangatan dalam diri mereka...

Oleh karenanya, genggamlah perasaan itu...
Dan kepakkan sayapmu...

Kini dobraklah...
Semua pintu yang menghalangi itu...
Dan mulailah perjalanan untuk menghubungkan era yang baru ini...

Hingga ke ujung dunia...
Demi dirimu...
Sampai seluruh kesedihan yang ada, hilang tanpa sisa...

GOOD-BYE
Yang ada di ujung sana...
Adalah dunia yang telah kita nantikan...

Minggu, 15 Februari 2015

Aku selalu merasa~

Setelah melihat ramalan bintang untuk hari ini...
Ku genggam erat kunci pintu kamarku...
Dan ku berlari menuju ke sisimu untuk mengucapkan...
"Selamat Pagi."

Apabila kurentangkan tangan ini kepadamu...
Maka segalanya akan seperti puzzle yang berantakan...
Karena teka-teki yang sedang kuhadapi saat ini...
Masih belum selesai...

Jarak 10cm di antara kita yang tak pernah berubah...
Adalah sesuatu yang takkan pernah bisa kuterima...

Mantra yang telah kau ucapkan itu, adalah sebuah kata sandi rahasia...
Yang takkan pernah bisa dipecahkan oleh diriku ini...

Walau diriku ingin jadi lebih dekat denganmu...
Namun aku selalu merasa bahwa dirimu akan menolakku...
Karenanya, aku selalu merasa, bahwa dirimu...
Jadi semakin menjauh...
Sesungguhnya, aku ingin terhubung dengan hatimu...
Secara erat dan lembut...